Memahami Peta Kuangan Orang Kaya

2

Ada perbedaan yang cukup siginifikan antara peta keuangan mereka yang bermental kaya dan mereka yang bermental miskin. Untuk memahami lebih jauh kita dapat menggunakan pemikiran Robert T Kiyosaki yang mengungkapkan mengapa orang kaya bertambah kaya dan orang miskin menjadi sangat miskin adalah cara pandang dalam mengelola keuangan. Coba amati peta keungan orang kaya, orang menengah dan orang miskin.

Orang miskin yaitu mereka yang tidak memiliki pekerjaan atau buruh yang dibayar murah atau mereka yang penghasilannya sangat rendah mereka memili cara pandang yang berbeda ketika menghasilkan uang. Apabila mereka yang miskin mendapatkan uang lalu menggunakan uang tersebut untuk keperluan konsumtif seperti, beli barang baru meski yang lama masih bagus. Mereka akan berfikir bagaimana menjadi pekerja yang rajin dan ulet untuk menghasilkan lebih banyak uang. Mereka meyakini dengan bekerja keras akan mampu menghidupi kebutuan keluarganya sehari-hari. Mereka juga percaya bahwa dengan mereka bekerja keras akan mampu mengubah hidupnya menjadi orang kaya dan sejahtera.

Namun apakah hal itu dapat terwujud ? Semakin rajin, ulet dan bekerja keras maka hidupnya akan menjadi kaya dan sejahtera. Bagaimana kalau sakit, maka tidak bisa bekerja dan tidak menghasilkan uang.

Cara pandang yang belum dipakai oleh orang miskin adalah memanfaatkan aset berupa tanah, bangunan atau idennya agar menghasilkan uang. Cara berfikir seorang pengusaha cenderung mendayagunakan aset dan ide yang dimiliki agar berguna untuk menghasilkan uang.

Orang kelas menengah adalah orang yang biasanya malu jika tidak melengkapi gengsinya dengan barang yang dilihat atau dinikmati orang lain. Misal sofa yang bagus, televisi layar lebar, sepeda motor, mobil rumah dan sebagainya. Karena gaji yang didapat setiap ulan kurang untuk memenuhi gaya hidup maka mereka berutang ke Bank. Namun ternyata barang-barang konsumtif tersebut membebani kehidupan mereka semisal membayar pajak, biaya pemeliharaan dan lain sebagainya. Sementara gaji tiap bulan tidak berubah, mereka kelihatan hidup senang tetapi ternyata lebih susah karena barang konsumtifnya ternyata menjadi beban dihidupnya. Mungkin ini menjadi salahsatu faktor peyebab korupsi karena keinginan yang diluar batas kemampuan keuangan.

Jadi yang ada dalam cara pandang kelas menengah adalah berusaha bekerja keras dan berutang untuk memenuhi gaya hidup atau gengsinya. Padahal ada aset yang dimiliki yang bisa diberdayakan. Semisal dia memiliki motor tidak hanya digunakan untuk ke kantor dapi juga bisa digunakan untuk mengojeg. Mereka tidak pernah memikirkan bagaimana memfungsikan rumah, rumah tidak sekedar ditempati tapi dikontrakan atau digunakan untuk membuka warung. Mereka juga tidak berfikir bagaimana mendayakan mobilnya tidak hanya digunakan untuk dipakai sehari-hari tetapi juga dapat disewakan kepada orang lain.

Orang kaya adalah orang bekerja keras dengan meningkatkan nilai pada asetnya seperti tanah, bangunan, barang dan relasinya. Dengan cara pandang ini setiap aspek dalam kehidupannya menjadi sumber penghasilan bagi dirinya dan keluarga. Semakin asetnya dipelihara dan diberdayakan semakin besar memberi manfaat yang akan mengalir menjadi sumber pendapatan.

Memperbesar pendapatan asetnya ditambah secara terus menerus, semakin tinggi mendayakan asetnya maka akan bertambah modalnya.

Radar Nusantara

informasi cepat dan akurat, situs jual beli

Next Post

Membangun Keyakinan Diri Menjadi Orang Sukses

Sab Okt 3 , 2020
<br />

Jelajah

%d blogger menyukai ini: